Salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nias adalah memanfaatkan keindahan alamnya sebagai destinasi wisata. Pantai berombak besar yang begitu indah sebenarnya merupakan daya tarik wisatawan terhadap Nias.

Begitupun Sihar Sitorus, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut dua, ia menyempatkan diri berkunjung ke Pantai Sorake, Nias Selatan, lokasi olahraga surfing kelas dunia. Atraksi anak-anak Nias berselancar menaklukkan ombak, membuat Sihar dan Patricia istrinya berdecak kagum.

Ternyata dua orang remaja tersebut bernama Lorena dan Warna, yang masih duduk di bangku kelas satu SMA. Sihar yang begitu kagum dengan kepiawaian keduanya, langsung menyampaikan pujiannya kepada Lorena dan Warna.

Sihar pun mengajak keduanya berbincang tentang aktivitas bermain surfing keduanya, begitu juga dengan aktivitas di luar bermain surfing. “Saya sejak usia kelas empat SD udah main surfing, bisa berdiri di atas papan setelah berlatih selama tiga bulan dulu,” ujar Lorena kepada Sihar Sitorus.

Dalam perbincanganya dengan Sihar Sitorus, Lorena dan Warna pun mengungkapkan keinginan mereka, supaya anak-anak dari Nias bisa mendunia di bidang olahraga Surfing.

“Kalau bisa perbanyak event pak di sini. Kemudian pembinannya diperbanyak. Kemudian infrastruktur di Nias, biar makin banyak yang datang ke sini. Wisata makin bagus,” tambahnya lagi.

Sihar sependapat dengan dua gadis tersebut, Sihar telah melihat dan mengalami sendiri keindahan alam Nias. Hanya saja masalah mengenai infrastruktur memang menjadi PR penting yang harus dikerjakan oleh pemerintah nantinya.

“Nias ini alamnya sangat indah. Banyak potensi wisatanya. Seperti pantai Sorake ini. Lokasi surfing dunia. Ini harus dikembangkan,” ujar Sihar.

Mengenai surfing, Sihar berniat mengembangkan bakat-bakat terpendam anak-anak Nias ke kancah Internasional. “Tadi saya juga berbincang dengan dua orang remaja perempuan, Lorena dan Warna, dua-duanya sudah berpretasi di bidang surfing. Kita harus berikan fasilitas supaya mereka menjadi atlet yang mendunia,” tambah Sihar.