Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagub Sumut), Sihar Sitorus menyambangi Pusat Kerajinan Pandai Besi di Desa Satir, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (7/3/2018).

Pasangan Djoss (Djarot-Sihar) Nomor Urut 2 ini singgah untuk membeli beberapa perlengkapan pertanian hasil buatan tangan masyarakat lokal untuk memanen padi. Selayaknya pembeli pada umumnya, Sihar Sitorus menanyakan harga beberapa alat pertanian. Kemudian, pemilik dagangan pandai besi bernama Netty Siregar (38) melayani Cawagub Sumut dengan ramah.

Netty Siregar menunjukkan beberapa produk lokal dan menjelaskan perbandingan kualitas produk lokal dengan produk impor. Diantaranya cangkul dan sekop, termasuk alat alat pertanian lainnya seperti pisau babat padi dan belati. “Kalau yang ini harga lokal pak. Ini untuk memanen padi,” jelasnya, kepada Sihar Sitorus.

Selanjutnya, Sihar Sitorus menawar berapa harga yang tepat untuk belati babat tersebut. Sembari menjelaskan keunggulan produknya, Boru Siregar ini memperhatikan wajah Sihar Sitorus dan mencocokkannya kepada salah satu stiker yang tertempel di etalase kaca. “Bapak Calon Wakil Gubernur Sumut yah, kok lebih ganteng aslinya dari pada foto,” ucapnya bertanya.

Mendengar itu, Sihar Sitorus menjawab pertanyaan Ibu Netty Siregar. Setelah mendapatkan jawaban, Ibu Netty langsung memberikan potongan harga. “Tadinya sayakan belum kenal, sekarang sudah kenal. Setelah kenalkan jadi sayang. Jika minta alatnya ditambah lagi juga boleh,” tuturnya.

Moment tersebut, dimanfaatkan oleh Netty Siregar berfoto bersama Cawagub Sumut Sihar Sitorus sembari mendoakan agar pasangan Djarot-Sihar, nantinya terpilih menjadi pemimpin Sumut dalam Pilgubsu 27 Juni 2018. “Semoga menang Pak Sihar, nanti kalau menang datang lagi ke sini iya,” ucapnya sambil tersenyum.

Setelah membeli perlengkapan alat pertanian, Sihar Sitorus menuturkan, pengembangan usaha kreatif ini harus didukung oleh pemerintah, sebab memiliki efek domino kepada masyarakat. “Pertama, kebutuhan masyarakat terpenuhi untuk perlengkapan pertanian, alat alat dapur dan aksesoris. Disisi lain, akan memberikan lapangan pekerjaan kepada pengerajin,” ujarnya.