Banyak stigma yang menganggap wanita yang mengabdi untuk keluarga adalah wanita yang lemah. Namun, oleh Patricia Siahaan stigma itu kemudian ia patahkan. “Menjadi seorang istri dan ibu yang baik bagi anak-anak itu merupakan sebuah profesi yang luar biasa, tidak boleh disepelekan,” ujar istri Sihar Sitorus tersebut.

Patricia juga mengingatkan, dibalik seorang pria yang hebat ada istri yang tidak kalah hebatnya. Mendidik anak-anak menjadi sosok yang cerdas dan tangguh juga membutuhkan peran seorang ibu yang tidak kalah tangguhnya. Dibalik itu semua Patty, sapaan akrabnya, tetap dapat menjalankan kegiatannya sebagai pengusaha. Begitulah istri Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut Dua tersebut membuka pertemuan Sharing Session bersama pengusaha muda wanita di Sumatera Utara.

Dalam pertemuan yang menghadirkan pengusaha-pengusaha muda yang didominasi oleh wanita itu juga, Patricia melihat potensi kreativitas Sumber Daya Manusia di Sumatera Utara khususnya Medan sangat luar biasa, terutama datang dari kaum perempuan.

“Saya sampai kagum sekali mendengar perjuangan lewat karya yang telah dihasilkan oleh anak-anak muda ini. Artinya tidak ada alasan Sumut tidak bisa berubah, asal ada kemauan untuk berubah,” ujar Patricia.

Patricia mengungkapkan langkah awal untuk mencapai perubahan itu adalah kesatuan visi dari warga Sumatera Utara sendiri. “Harus punya wadah dan satu visi, tapi sebelumnya mindset kita juga harus diubah. Kita butuh motor penggerak, salah satunya dari sosok pemimpin. Banyak orang yang hebat tapi berjalan sendiri-sendiri karena kurang dirangkul,” ujar Patricia.

Dalam acara yang digagas oleh Relawan Kawan Djarot-Sihar tersebut Patria juga mengajak para pengusaha untuk tetap semangat dan tidak perlu takut untuk berkarya.

Meryl Saragih, selaku Ketua Relawan Djarot Sihar mengungkapkan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah merangkul para pengusaha wanita di  Sumatera Utara agar dapat menyampaikan aspirasinya kepada Patricia.

“Kami sudah sampaikan masukan-masukan untuk ke depannya, tantangan apa yang kami terima selama ini. Harapannya akan ada perubahan setelah Djarot-Sihar memimpin nantinya, dan kami menyampaikannya melalui Kak Patty,” ujar Meryl.