Memulai aktivitas pagi, Jumat (13/04) pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus, menyempatkan diri menyapa para relawannya di Posko Pemenangan Djarot-Sihar, Jalan Dr. Cipto no. 4 Medan. Kompak mengenakan baju putih, Djarot-Sihar mendengarkan aspirasi dari para relawan yang telah mendukung mereka.

Salah satunya hadir dari Marliana Sihombing, wanita penyandang disabilitas tersebut begitu semangat ingin berbicara dengan Djarot dan juga Sihar. Dengan dibantu seorang wanita yang mendorong kursi rodanya, Marliana menyampaikan aspirasinya kepada Djarot-Sihar.

“Saya harap ada perubahan untuk Sumatera Utara, dan saya yakin Djarot-Sihar mampu membawa perubahan itu. Mereka merupakan pasangan yang ideal untuk Sumut,” ujar Marliana.

Selain itu, Marliana juga menyampaikan harapannya untuk paslon nomor urut dua tersebut. Menurutnya, selama ini kaum disabilitas selalu mengalami diskriminasi dalam masyarakat.

“Kami kaum disabilitas sangat mengharapkan dukungan Pak Djarot dan Pak Sihar bagi kaum disabilitas. Selama ini kaum disabilitas selalu didiskriminasi dalam hal apapun, terutama dalam memperoleh pekerjaan,” tambah Marliana.

Djarot menanggapi hal ini dengan menyatakan bahwa mendiskriminasi kaum disabilitas adalah sesuatu yang melanggar Undang-Undang. “Sebenarnya perlindungan terhadap kaum disabilitas sudah diatur oleh Undang-Undang, namun oleh kami nantinya akan dibuat program khusus untuk kaum disabilitas. Kaum disabilitas harusnya punya hak yang sama dengan masyarakat Sumut lainnya,” ujar Djarot.

Sihar pun sepakat dengan apa yang dikatakan Djarot, ia menambahkan perubahan-perubahan besar di Sumatera Utara termasuk bagi kaum disabilitas dapat terjadi apabila masyarakat Sumatera Utara berhenti apatis. “Untuk ibu Marliana, dan seluruh masyarakat Sumut, mari bersama ramai-ramai tanggal 27 Juni ke TPS. Mari kita semua jadi saksi dan kawal perubahan Sumatera Utara di tangan Djarot-Sihar,” tutup Sihar.