Djarot Saiful Hidayat, calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut dua, memang selalu ingin dekat dengan masyarakat. Terbukti, saat blusukan ke Kota Pematang Siantar, mantan Gubernur DKI tersebut memilih berdiskusi dengan seorang penjual Tape dan Opak saat kebetulan singgah di tempat beliau makan, Selasa (20/03).

Saat menanyai harga dari opak dan tape tersebut, Djarot sangat menyayangkan harga kedua jajanan pasar tersebut sangat murah. Padahal Djarot tahu betul bahwa membuat opak dan tape tidaklah mudah. Hal ini beliau ketahui karena pernah memiliki pengalaman membuat opak dulunya.

“Membuat makanan seperti ini bukan merupakan hal yang gampang. Ini sulit dibuat karena harus dicetak satu persatu dan kemudian dijemur,” ujar Djarot.

Lebih lanjut, Djarot mengungkapkan disini pentingnya peran pemerintah dalam membina pedagang-pedagang kecil seperti ini. “Salah satu yang bisa pemerintah lakukan adalah dengan melakukan pembinaan seperti mengemas barang hasil produksi mereka. Khususnya diberikan merek dan tanggal produksi dan kadaluarsanya,” jelas Djarot.

Menurut penilaian Djarot, kondisi kemasan yang baik dan tampilan yang menarik dapat menambah harga jual produk. Pembinaan yang dapat dilakukan dapat melalui pelatihan bagaimana cara memproduksi yang baik bagi para pengusaha kecil.

Ia melanjutkan, jika pelaku UMKM itu bisa disatukan, maka dapat menjadi potensi usaha yang besar. Dengan cara seperti itu, maka lapangan kerja akan terbentuk dan ekonomi masyarakat kecil akan meningkat. “Jadi jangan pernah memandang sebelah mata usaha kecil seperti ini. Karena ini sebuah potensi besar yang bisa dikembangkan,” tuturnya.