“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno).

Kata-kata mutiara dari sang Proklamator ini menjadi semangat untuk pergerakan anak-anak muda yang mendukung perubahan di Sumut. Anak-anak muda pencinta dan pendukung setia Djarot-Sihar Sitorus ini tergabung di relawan Generasi Muda Sumut melakukan bakti sosial dan pengabdian masyarakat dengan bersih-bersih lingkungan masyarakat di Jl. Simpang Kuala Jamin Ginting Kel Medan Kuala Kecematan Medan Johor kota Medan, Kamis (31/052018).

“Kami anak-anak muda sebagai agen perubahan di Sumut ingin terlibat langsung dengan ikut mendukung DJOSS. kami mendukung dengan banyak pertimbangan dan penilaian. Kami yakin DJOSS dapat membawa perubahan besar kearah yang lebih baik. Kami melakukan kegiatan bakti sosial dan pengabdian masyarakat dengan bersih-bersih lingkungan masyarakat,” kata Michael Sinambela selaku ketua dari Generasi Muda Sumut.

Selain bersih-bersih lingkungan, Generasi Muda Sumut juga mensosialisasikan visi dan misi Paslon nomor urut dua ini.

“Sambil menyelam minum air, sambil bakti sosial sambil sosialisasi. Kami mensosialisasikan visi dan misi Pak Djarot dan Pak Sihar ke masyarakat yang ada di sekitar tempat ini. Mudah-mudahan sosialisasi kami ini bermanfaat dan akhirnya masyarakat dapat memilih pemimpin yang benar-benar ingin bekerja untuk rakyat. Memilih bukan karena uang atau yang lainnya, melainkan karena pengalaman, visi dan misi pro dengan masyarakat kecil, pemimpin yang dekat dengan rakyat. Ya seperti Pak Djarot dan Pak Sihar pemimpin yang peduli, dekat dengan warga serta pemimpin untuk melayani bukan dilayani,” tambah Michael Sinambela.

 

Masyarakat yang berada di sekitaran tempat bakti sosial ini sangat senang melihat kegiatan dari anak-anak muda yang peduli dengan lingkungan.

 

“Kami sangat bangga dengan anak-anak muda yang peduli dengan alam dan lingkungan masyarakat. Semoga pak Djarot dan Pak Sihar terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut nantinya, sehingga anak-anak muda diberikan wadah untuk mengembangkan bakatnya,” kata salah seorang Bapak yang tak ingin disebut.