DJOSS.ID – Setelah melewati 16 kabupaten/kota di Daerah Pemilihan 2 Sumatera Utara, kini tim pemenangan Sihar P. H. Sitorus mengadakan Pendidikan Politik dan Bimbingan Teknis ke-17 di Desa Fadoro, Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat, Selasa (5/2).

Sebanyak 135 peserta yang hadir terdiri dari 105 Koordinator Desa dan 8 Koordinator Kecamatan serta tokoh masyarakat Nias Barat. Turut hadir pula perwakilan Dewan Perwakilan Cabang PDI-Perjuangan Nias Barat Faduhusi Daeli, S.Pd yang juga Bupati Kabupaten Nias Barat serta Ketua DPC PDI Perjuangan Nias Barat, Evolut Zebua.

Seperti biasa, acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt. S. D. Gulo, S. Th yang merupakan Ephorus OKNP.

Dalam sambutannya Faduhusi Daeli mengajak para peserta agar tidak ragu dan bimbang dalam memilih Sihar P. H. Sitorus sebagai Calon Legislatif DPR-RI dan Jokowi-Amin sebagai Presidennya. Dirinya juga menceritakan betapa banyaknya jasa keluarga Sihar di Kepulauan Nias ini, termasuk dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga di Kepulauan Nias.

“Ada ribuan warga Nias yang bekerja di unit usaha milik Bapak DL Sitorus yang merupakan ayah Pak Sihar. Banyak bantuan bantuan langsung yang diberikan kepada kita masyarakat Nias ini,” ujar Faduhusi.

Ia juga memberi penguatan kepada seluruh peserta Bimtek agar jangan mudah diintervensi dan takut diintimidasi saat memperjuangkan Sihar maupun Jokowi-Amin.

“Kalau ada intimidasi lapor saya, saya bupati disini,” tegasnya.

Sihar yang sedang menghadiri acara peresmian makam ayahnya di Desa Silaen, Parsambilan, Tobasa turut memberi semangat kepada pesertanya Bimtek lewat video singkat yang diputar di sela-sela acara.

“Bersama kita perangi Hoax dan Politik Identitas,” ujar Sihar.

Adapun pemateri dalam kegiatan ini yakni Ketua KPU Nias Barat, Famataro Zai yang menyampaikan materi tentang Pemilu serta Anggota Bawaslu Nias Barat, Hiskiel Daeli, S.Sos yang menyampaikan undang-undang Pemilu.

Diharapkan melalui Pendidikan Politik dan Bimbingan Teknis ini, masyarakat tidak lagi awam dan tak acuh terhadap pesta demokrasi yang akan berlangsung di 2019 ini terutama dalam memenangkan Sihar Sitorus dan Jokowi-Amin untuk Indonesia yang semakin baik.